04-12des :: 11th Jakarta International Film Festival, Jakarta

jiffest

Festival berlangsung mulai tanggal 4 sampai 12 Desember 2009, hanya di Blitz Megaplex, Grand Indonesia.

Sudah ada 10 kali penyelenggaraan JIFFest, dan kami ingin bertanya: sudah berapa kali anda datang ke JIFFest selama satu dekade terakhir?

Ternyata cukup banyak penonton di ibukota ini, dan juga di kota-kota bahkan negara-negara lain yang telah menjadikan JIFFest sebagai agenda acara tahunan yang wajib dikunjungi. Selama 10 tahun, JIFFest telah berkembang bersama penonton Indonesia, dan di edisi yang ke-11 ini, JIFFest telah memasuki dekade yang kedua.

Ini berarti, JIFFest telah melahirkan generasi baru pecinta film berkualitas di Jakarta dan di Indonesia. Bahkan banyak dari generasi ini yang dulunya penonton setia JIFFest, sekarang sudah berkecimpung di dunia perfilman lokal.

Para penulis, produser dan sutradara muda inilah yang membentuk wajah perfilman Indonesia saat ini. Sekitar 20% film Indonesia yang dirilis tahun ini disutradarai oleh sutradara yang baru membuat film pertama tau keduanya.

Dari sini, semua film panjang Indonesia yang dirilis dari tanggal 1 Oktober 2008 sampai 30 September 2009 kami seleksi untuk mengikuti Indonesian Feature Film Competition (IFFC).

Film yang terpilih akan diseleksi untuk mendapatkan Best Indonesian Feature dan Best Indonesian Director. Juri dalam kompetisi ini adalah Brynjar Bjerkem (Ketua tim juri, Norwegia, salah satu pendiri Films from the South Festival), Laura Coppens (Jerman, Direktur Asian Hot Shot Festival) and Thomas Chia (Singapura, distributor, Lighthouse Pictures).

Selain IFFC, JIFFest mempersembahkan Madani Film Festival, yang menyajikan film-film bertema Islam dari seluruh dunia. Bekerja sama dengan situs kritikfilm, Rumah Film, festival ini bertujuan untuk meningkatkan wawasan masyarakat mengenai sisi-sisi lain dari Islam yang jarang ditampilkan di media massa.
Tahun ini, festival tersebut menjadi salah satu bagian dari JIFFest. Tahun depan, festival tersebut akan berdiri sendiri dan diadakan pada pertengahan tahun.
Beberapa film unggulan dari Madani Festival adalah Letters to the President (sebuah pengamatan dari dekat tentang popularitas Presiden Iran, Mahmoud Ahmedinejad, di kalangan rakyatnya sendiri), The 10 Conditions of Love (perjalanan hidup Rabeeya Khader, pemimpin suku Uyghur di China selama lebih dari 60 tahun), dan Muallaf (film kontroversial dari almarhum Yasmin Ahmad yang baru akan dilepas di bulan Desember akhir tahun ini).

Sebagai penghormatan terakhir bagi Yasmin Ahmad dan karya-karyanya yang fenomenal, tahun ini kami dengan bangga mempersembahkan sebuah tema Tribute to Yasmin Ahmad sebagai bagian dari program A View From the SEA yang berisi film-film kontemporer dari Asia Tenggara. Yasmin, yang mengejutkan banyak orang dengan kepergiannya pada pertengahan tahun ini, meninggalkan warisan berharga berupa film-film yang indah, yang kebanyakan akan dipertunjukkan di JIFFest tahun ini: Rabun, Sepet, Gubra, dan film terakhirnya sebelum ia wafat, Talentime.

A View From the SEA sendiri turut menyajikan film-film unik dari para sutradara muda di Asia Tenggara: Adela (Filipina), Legend is Alive (Vietnam), Here (Singapura), Kala Malam Bulan Mengambang (Malaysia) dan sebuah proyek omnibus bernafaskan Paris je’taime dari Thailand berjudul Sawasdee Bangkok.
. Masih dari area yang sama, kami dengan bangga mempersembahkan film produksi lokal sebagai Film Pembuka. Untuk pertama kalinya dalam sejarah JIFFest, keriaan ini akan dibuka oleh Sang Pemimpi, sebuah lanjutan dari film yang cukup meledak di Indonesia, Laskar Pelangi.

Sebagai Film Penutup, sebuah film panjang omnibus dari 11 sutradara yang diantaranya merupakan nama yang biasa ditemukan dalam JIFFest seperti Fatih Akin dan Mira Nair berjudul New York I Love You akan kami persembahkan.

Di antara kedua negara, akan ada 114 judul film dari 24 negara yang akan kami tayangkan dalam berbagai bagian yang berbeda. World Cinema akan mempersembahkan beberapa film berkelas seperti Coco Before Chanel, The Damned United, Mammoth; film-film yang banyak memenangkan penghargaan seperti Applause (Denmark), North (Norwegia), Departures (Jepang, pemenang Academy Award tahun ini untuk Best Foreign Language film), Three Monkeys (Turki), Jerichow (Jerman); dan kisah cinta yang indah seperti (500) Days of Summer, Troubled Water, Love & Rage dan Everlasting Moments.

Dalam World Cinema Documentary, kami akan menyajikan karya pertama dari bintang film Hollywood, Eric Bana dalam Love The Beast, pemenang Nobel Joseph Stiglitz yang berbicara mengenai globalisasi dalam Around the World with Joseph Stiglitz, dan oto-dokumenter dari sesepuh film aliran French New Wave, Agnes Varda, dalam The Beaches of Agnes (mendapatkan predikat film dokumenter terbaik untuk tahun 2009 dari situs kritikus film berpengaruh, Metacritic.com)
Gala Premiere di JIFFest tahun ini akan menghadirkan:

- Fugu, film Indonesia terbaru karya sutradara Faozan Rizal;
- Max and Co., film animasi termahal dari Swiss;
- Letters to the President, yang akan dihadiri langsung oleh sutradara film tersebut, Petr Lom;
- Muallaf, sebagai bagian dari program “Tribute to Yasmin Ahmad”, dan dihadiri langsung oleh Orked Ahmad (saudara kandung Yasmin Ahmad) dan Sharifah Amani, pemeran utama film tersebut; dan,
- At the End of Daybreak, karya sutradara muda berbakat Malaysia, Ho Yuhang, yang juga hadir di premiere tersebut.
Selain pemutaran film, kegiatan lain dalam JIFFest Events termasuk:
- Swiss Design in Hollywood Exhibition, sebuah pameran hasil karya para desainer grafis dan visual dari Swiss yang dapat dilihat dalam film Hollywood seperti Alien, The Matrix, dan trilogi The Lord if the Rings;
- Master Class bertema Making Documentary of Conflict Areas bersama Petr Lom, sutradara Letters to the President;
- Master Class tentang Desain Visual Grafis bersama Christian Scheurer (Final Fantasy: The Spirits Within);
- Peluncuran buku “Yasmin Ahmad’s Films” oleh Amir Muhammad;
- Diskusi panel tentang Film Marketing & Film Promotion;
- Diskusi panel Co-Production bersama Nia Dinata (Meraih Mimpi) dan Gareth Evans (Merantau); dan,
- Diskusi panel kebijakan dan peraturan dalam perfilman Indonesia bersama Mari Pangestu, Ukus Kuswara, Mira Lesmana, Ananda Siregar, Harris Lasmana. (masih dalam tahap konfirmasi).

Untuk pertama kalinya, semua pemutaran film JIFFest akan dilaksanakan secara eksklusif di satu tempat, Blitz Megaplex Grand Indonesia, dengan adanya nomor kursi yang dibagikan di tiket. Kami berharap konsep satu atap dan sistem tiket yang baru akan menambah kemeriahan JIFFest tahun ini.
Tiket dapat dibeli mulai dari tanggal 23 November sampai 3 Desember untuk masa pre-sale sebelum festival berlangsung, dan tanggal 4-12 Desember selama festival berlangsung. Pemilik Blitzcard akan mendapat keistimewaan khusus selama masa pre-sale berlangsung. Informasi lebih lanjut mengenai pembelian tiket dapat dilihat di www.jiffest.org.

11th JIFFest tahun ini tidak mungkin terlaksana tanpa dukungan dari: HiVos, Departemen Perdagangan, Dewan Kesenian Jakarta, Pemda DKI, Garuda Indonesia, Blitzmegaplex, Jive Entertainment, Sari Pan Pacific Hotel Jakarta, TNT, The Body Shop, IFI, Adaro, Minikino, Narrada, PT Elang Perkasa Film, Rumah Film, Creative Trees, Blockbuzzter.

Teman-teman kami di beberapa kedutaan asing seperti Canadian Embassy, French Embassy, Goethe-Institut, The Japan Foundation, The Royal Netherlands Embassy, The Royal Norwegian Embassy, Turkish Embassy, Swiss Embassy, New Zealand Embassy dan Austrian Embassy juga telah membantu untuk menghadirkan beberapa film yang kami putar tahun ini.

Partner media kami tahun ini adalah Metro TV, Jak-TV, Star Movies, Kompas.com, Flick, Beoscope.com, Koran Jakarta, The Jakarta Post, Cinemags, JalanJalan, Total Film, Femina, Gadis, CitaCinta, Dewi, Cleo, Reader’s Digest Indonesia, Men’s Health Indonesia, Jakarta Globe, Investor Daily, Suara Pembaruan, Nu:B, Eve, Ouch!, Hers, Suave, Now Jakarta, Girlfriend, Prambors FM, FeMale FM, Oz Jakarta.

Selamat berfestival!

Sekretariat Jakarta International Film Festival (JIFFest)
Jl. Sutan Syahrir I C/3-4 Jakarta 10350
Phone: +62-21-31925115
Fax: +62-21-31925360
Email: info@jiffest.org

Download buku program JIFFest ke-11 >> di sini

  1. 22-24jan :: South to South Film Festival 2010, GoetheHaus + CCF Jakarta
    South to South Film Festival 2010 StoS Film Festival Gugat Eksploitasi Lingkungan VHRmedia, Jakarta – Festival film lingkungan South to South (StoS) Film Festival kembali digelar....
  2. 27-31okt :: Festival Film Animasi Indonesia V, desa Grabag, Magelang, Jawa Tengah
    Festival Film Animasi Indonesia V Grabag, 27-31 Oktober 2009 PENGANTAR Hajatan Festival Film Animasi Indonesia (FFAI) yang bertaraf Internasional kali ini diselenggarakan dengan sederhana. Walaupun demikian,...
  3. 07apr :: Screendocs! >> Pemutaran Film Dokumenter + Diskusi Tentang Demokrasi, Jakarta
    screenDocs! Regular Pemutaran Film Dokumenter dan Diskusi Demokrasi, sebuah kata yang saat ini seakan sudah menjadi begitu sakral. Sebenarnya, kenapa sih kita perlu menerapkan demokrasi? Begitu...
  4. 12mei :: ScreenDocs! Pemutaran Film Dok + Diskusi Musik, Jakarta
    In-Docs mengundang anda menghadiri Pemutaran Film Dokumenter dan Diskusi Tentang Musik screenDocs! Regular 2009 screenDocs! Regular adalah pemutaran film dokumenter dan diskusi 2 bulanan yang diadakan...
  5. [lomba] Festival Film Siswa SMK Tingkat Nasional 2009, batas 30apr
    Festival Film Siswa SMK Tingkat Nasional 2009 ——————————————————————————– FESTIVAL DAN LOMBA SENI SISWA NASIONAL SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN BIDANG KEAHLIAN FILM INDONESIA KITA Yogyakarta, 1 – 5...
  6. 6-8okt :: Forum Film Mahasiswa Indonesia 2009, FFTV IKJ, Jakarta
    Temans, hadiri dan ikuti Forum Film Mahasiswa Indonesia 2009. Kami harapkan perwakilan senat/himpunan/kelompok/komunitas mahasiswa bisa berpartisipasi dalam kegiatan ini secara aktif. Kegiatan diselenggarakan pada hari Kamis,...
  7. Lomba Blog South to South Film Festival 2010, Hadiah Total Rp 7 Juta
    Peduli terhadap lingkungan bisa dilakukan dengan berbagai cara, salah satunya lewat tulisan. Dan tak harus dengan mencetak buku, agar tulisan dapat dibaca orang. Di zaman serba...
  8. Ikuti Lomba Blog Lingkungan Di South to South Festival 2010
    Apa isi blogmu? Apakah bercerita tentang pengalaman sehari-hari? Atau bercerita tentang pengalamanmu jalan-jalan dari satu tempat ke tempat yang lain? Atau mungkin bercerita tentang masalah-masalah lingkungan,...

Comments are closed